Pra Desain Pabrik Biodiesel dari Crude Palm Oil (CPO)


INTISARI

Indonesia merupakan negara penghasil minyak kelapa sawit (CPO) terbesar kedua di dunia. Sejauh ini, pemanfaatan kelapa sawit terbatas pada industri minyak goreng, ataupun diekspor secara langsung dalam bentuk CPO. Minyak kelapa sawit bisa digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan biodiesel. Dimana biodiesel itu sendiri merupaka bahan bakar alternatif pengganti solar yang dapat diperbaharui.

Pertambahan jumlah populasi di dunia dan meningkatnya jenis kebutuhan manusia, mengakibatkan kebutuhan akan energipun semakin meningkat sehingga persediaan energi khususnya energi yang tidak dapat diperbaharui, Unrenewable Energy, semakin menipis, bahkan lama-kelamaan akan habis.

Proses pembuatan biodiesel dibagi menjadi beberapa tahap. Proses pertama adalah Proses Pemurnian, yang meliputi Proses Degumming (pemisahan gum) dengan penambahan H3PO4 sebanyak 0,2 % dari CPO. Proses pemurnian selanjutnya adalah Bleaching, trigliserida dan FFA yang ditambahkan clay sebagai  bahan pemucatnya. Proses yang kedua adalah Proses Esterifikasi, dimana minyak hasil refining tadi direaksikan dengan methanol dan H2SO4 sebagai katalis pada temperatur 60 oC.  Dan proses selanjutnya adalah Proses Transesterifikasi. Hasil dari Reaktor Esterifikasi dimasukkan ke dalam Reaktor Transesterifikasi. Pada reaktor transesterifikasi, Trigliserida akan bereaksi dengan methanol pada temperatur 60 oC dan dibantu NaOH sebagai katalis.

Proses pembuatan biodiesel berlangsung kontinyu 24 jam selama 330 hari per tahun. Pabrik biodiesel ini berkapasitas 104.405,1 ton/tahun. Untuk mendapatkan produksi sebesar itu diperlukan bahan baku CPO sebanyak 13950,085 kg/jam. Produk yang dihasilkan adalah biodiesel sebesar 104.405,1 ton/tahun dan gliserol sebesar 945,918 kg/jam. Pabrik ini direncanakan akan beroperasi di Sanggau, Kalimantan Barat pada tahun 2014, yang dekat dengan bahan baku dan kelancaran pemasaran. Modal diperoleh dari 60 % modal sendiri dan 40 % modal pinjaman.

Dari hasil analisa ekonomi, didapat :

  • Laju pengembalian modal (IRR)                    :  19,86 %
  • Waktu pengembalian modal (POT)               :  5,9 tahun
  • Titik Impas (BEP)                                              :  40 %
About these ads

One response to “Pra Desain Pabrik Biodiesel dari Crude Palm Oil (CPO)

  1. berapa biaya untuk dapat informasi bahan Pra Desain Pabrik Biodiesel dari Crude Palm Oil (CPO), mohon bantuannya?. ditunggu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s