PENGENDALIAN PRETREATMENT UNIT LIQUEFIED PETROLEUM GAS PLANT DENGAN PLANTWIDE CONTROL MELALUI SIMULASI SOFTWARE HYSYS


Nama Mahasiswa          :

  1. Mafa’ati Hidayah                                2308 100 058
  2. Siti Musabikha                                    2308 100 174

Jurusan                          :     Teknik Kimia FTI ITS

Dosen Pembimbing       :     Ir. Musfil A.S., M. Eng., Sc.

 

ABSTRAK

 

Energi adalah salah satu hal yang sangat dibutuhkan di dunia. Kebutuhan sekaligus ketergantungan terhadap energi inilah yang telah mendorong manusia untuk menemukan dan meneliti sumber-sumber energi terbarukan. Namun, hingga saat ini minyak dan gas alam masih menjadi pilihan utama sebagai sumber energi yang tepat sehingga industri minyak dan gas harus menghadapi tantangan besar dalam memenuhi permintaan pasar yang cenderung meningkat tiap tahun. LPG (Liquefied Petroleum Gas) merupakan salah satu produk minyak dan gas hidrokarbon yang permintaannya juga meningkat. Oleh karena itu, diperlukan proses yang optimal untuk memenuhi spesifikasi dan permintaan pasar. Hal ini dapat dilakukan dengan mengendalikan prosesnya secara optimal. Plantwide controller merupakan alat pengendali yang dapat memaksimalkan hasil produk, meminimalisasi energi dan dampak lingkungan, membuat penjadwalan (scheduling) lebih fleksibel dan menjaga produksi untuk spesifikasi yang lebih tepat.

Tujuan dari penelitian ini yang pertama adalah merancang sistem kontrol secara plantwide untuk mengendalikan unit pre-treatment LPG Plant melalui simulasi Hysys. Kedua adalah mengetahui kinerja plantwide controller terhadap sistem fraksinasi dan refrigerasi dengan mendapatkan  parameter-parameter terbaik.

Penelitian ini dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut, pertama adalah Steady state Robust Feasibility, yakni penentuan alat pengendalian yang diperlukan dalam proses, supaya proses berjalan baik, dan juga dilakukan analisa sistem proses untuk keadaan steady state dengan cara melakukan variasi beberapa macam gangguan untuk melihat apakah sistem tersebut dapat robust atau tidak terhadap variasi gangguan yang diberikan. Langkah kedua adalah memilih variabel yang dikontrol, serta dilakukan penentuan set pasangan variabel yang dikendalikan dan variabel yang akan diatur secara steady state dan menghilangkan pasangan set variabel yang tidak sesuai. Langkah ketiga yaitu penyaringan struktur kontrol untuk keadaan steady state dimana alternatif pasangan yang sudah dipilih kemudian dianalisa untuk melihat kecocokan pasangan yang dipilih sehingga dapat dihilangkan beberapa alternatif pasangan yang interaksinya masih terlalu besar antara pasangan variabel yang dipilih. Langkah keempat selanjutnya yakni perhitungan biaya struktur control secara dinamis dengan indeks kontrolabilitas, struktur kontrol yang dipilih dilakukan sintesis untuk setiap set pasangan variabel yang dikontrol dan variabel yang dimanipulasi sampai didapatkan struktur sistem control yang diinginkan. Langkah selanjutnya menyusun urutan berdasarkan nilai ekonomis lalu dipilih struktur control yang mempunyai nilai paling ekonomis sebagai alternative struktur control secara plantwide. Terakhir menyimulasi secara dinamis untuk melihat secara visual response yang dihasilkan oleh proses dengan pemasangan sistem struktur kontrol secara plantwide yang sudah dipilih.

         

Kata kunci : liquefied petroleum gas, plantwide controller, hysys.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s