PENGENDALIAN SISTEM REFRIGERASI DAN FRAKSINASI PADA LPG PLANT DENGAN METODE PLANTWIDE CONTROL


Nama Mahasiswa          :

  1. Ferdian Agung Widianto                   2309 106 013
  2. Andi Romdoni Isnan                          2310 105 023

Jurusan                          :     Teknik Kimia FTI ITS

Dosen Pembimbing       :     Prof. Ir. Renanto Handogo, MS., Ph.D

 

ABSTRAK

 

Pada pengolahan Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang merupakan salah satu produk penting dari pengolahan gas bumi, terdapat 2 proses penting , yaitu refrigerasi dan fraksinasi. Produk LPG dihasilkan dari proses fraksinasi yang terdiri dari kolom deethanizer dan debuthanizer. Untuk mempertahankan proses sesuai dengan spesifikasi (set point) yang diinginkan maka diperlukan konfigurasi pengendalian yang sesuai pada proses refrigerasi maupun fraksinasi yang menggunakan kolom deethanizer dan debutanizer. Struktur sistem pengendalian yang baik akan memberikan pengendalian yang efektif. Salah satu alternatif untuk membuat proses pengendalian lebih efisien adalah dengan pengendalian plantwide. Plantwide adalah proses yang melibatkan lebih dari satu unit operasi yang saling berhubungan satu sama lain dengan adanya recycle, integrasi energi ataupun yang lainnya. Pengendalian Plantwide bertujuan untuk membuat suatu struktur pengendalian yang mampu mengendalikan dengan efektif suatu proses yang saling berhubungan satu sama lain secara terintegrasi dan saling berhubungan dalam suatu pabrik yang berlangsung secara kontinyu. Struktur pengendalian Plantwide dibuat dengan menggunakan Relative Gain Analysis. Dengan menggunakan metode Pengendalian Plantwide tersebut diharapkan produk selalu dalam range yang dibutuhkan sebagai produk. Simulasi steady state dan dynamic dilakukan dengan menggunakan simulator software Unisim R400. Dari pengendalian ini, dilihat respon yang dihasilkan pada pemberian gangguan laju alir masuk  sebesar ±20% untuk mengetahui kinerja dari ketiga struktur yang diuji dengan parameter teknis metode IAE (Integral of The Absolute Error) untuk menunjukkan kinerja dari masing-masing sistem tersebut untuk kemudian diambil mana yang memberikan economic penalty yang paling baik.

         

Kata kunci : liquefied petroleum gas, plantwide control, Unisim R400

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s