Pra Desain Pabrik Gelatin dari Tulang Ikan Tuna


INTISARI

 

Indonesia adalah negara maritim. Dari 7,9 juta km2 luas total wilayah Indonesia, terdapat 1,8 juta km2 daratan, 3,2 juta km2 laut teritorial dan  2,9 juta km2 perairan ZEE. Dengan kekayaan serta kontinuitas sumber daya laut yang melimpah akan mendorong industri pengolahan hasil laut untuk meningkatkan nilai tambahnya baik hasil tangkapan laut langsung maupun limbah hasil pengolahannya. Salah satu limbah industri pengolahan hasil laut adalah tulang ikan tuna. Pada industri pengalengan ikan tuna, tulang ikan tuna merupakan limbah yang tidak dipergunakan. Sebagai contoh pada PT Aneka Tuna Indonesia di Pasuruan, limbah tulang ikan tuna ini mencapai 130-145 ton per hari dijual dengan harga Rp. 2.500,00 – Rp. 3.000,00 per kilogram dan dimanfaatkan untuk membuat tepung ikan sebagai pakan ternak dengan harga Rp. 4.500,00 – Rp. 5.500,00 per kilogram. Selain dibuat sebagai tepung ikan, tulang ikan tuna ternyata mengandung kolagen yang dapat dijadikan gelatin. Gelatin dengan harga jual Rp. 70.000,00 – Rp. 90.000,00 per kilogram penggunaannya sangat luas baik dalam industri pangan, farmasi, kosmetik, kertas, plastik, fotografi, maupun semen. Di Indonesia sendiri hingga detik ini gelatin diimpor 100% dan belum ada satu pun pabrik dalam negeri yang mampu memenuhi kebutuhan gelatin nasional. Sedangkan gelatin impor sendiri diragukan kehalalannya karena terdapat kandungan babi di dalamnya. Hal ini tentu saja meresahkan masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim. Proses pembuatan gelatin dari tulang ikan tuna ini meliputi pengecilan ukuran, penghilangan lemak dan mineral, hidrolisis kolagen menjadi gelatin, filtrasi, penghilangan ion, penguapan, ekstrusi, pengeringan, serta pengepakan. Pabrik gelatin dari limbah ikan tuna beroperasi secara kontinu selama 330 hari per tahun dengan rincian kapasitas produksi gelatin 500 ton per tahun. Dengan kapasitas produksi tersebut dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 88 orang. Aspek keuangan pabrik pembuatan gelatin dari tulang ikan tuna memberikan keuntungan yang sangat positif (profitable). Hal ini dapat dilihat dari internal rate of return sebesar 69,67% serta titik impas 38,72%. Waktu pengembalian investasi awal adalah 1,690 tahun dengan umur ekonomis selama 15 tahun. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa usaha pabrik pembuatan gelatin halal dari limbah tulang ikan tuna layak untuk didirikan dan dijalankan berdasarkan aspek teknis produksi dan keuangan.

 

7 thoughts on “Pra Desain Pabrik Gelatin dari Tulang Ikan Tuna

      1. Boleh minta email atau pin bbm atau kontak lainnya mas?
        Saya mau tanya tentang neraca energi dan spesifikasi alat yg digunakan dlm design pabrik gelatin ini mas…..
        Tolong bantuannya ya mas…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s