Pra Desain Pabrik Hidrogen dari Limbah Kayu


INTISARI

 

Gas hidrogen (H2) merupakan sumber energi baru renewable yang diproduksi dari biomass. Penggunaan hidrogen pada umumnya adalah sebagai bahan bakar pembangkit energi listrik dan produksi panas. Namun penggunaan hidrogen dalam industri saat ini masih terbatas, mengingat teknologi pembuatan hidrogen sendiri tergolong baru dan masih dalam pengembangan. Hidrogen diusulkan dibuat dari bahan baku limbah kayu yang diproses lebih lanjut menjadi serbuk atau lebih dikenal serbuk gergaji (sawdust). Melalui proses gasifikasi. Hasil dari gasifikasi berupa syngas, yang kaya CO dan H2 kemudian digunakan sebagai bahan dasar hidrogen. Jenis gasifier yang dipilih adalah bubbling fluidized bed gasifier. Alasan pemilihan jenis ini adalah karena kemampuannya untuk diaplikasikan dalam berbagai ukuran biomass dan solid material sebagai feed sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai bed untuk menyerap panas yang dihasilkan dari reaksi yang terjadi. Sawdust masuk ke gasifier dalam kondisi terkompresi. Gasifikasi dilakukan dengan bantuan udara sebagai zat pengoksidator dan steam sebagai media gasifikasi. Selanjutnya gas dimurnikan dari CO2, H2O dan impurities lain  dalam absorber dengan bantuan metode Pressure Swing Adsorption (PSA). Pabrik hidrogen direncanakan mulai dibangun pada tahun 2012 di pabrik akan didirikan di Kabupaten Cilegon tepatnya di Kawasan Industri Terpadu Kratau Industrial Estate Cilegon dan selesai pada tahun 2014 serta beroperasi tahun 2015. Kawasan ini dipilih sebagai lokasi pendirian karena di Jawa Barat dan Banten banyak terdapat industri pengolahan kayu yang menghasilkan limbah kayu sekitar 50.000 m3/ tahun, terdapat fasilitas transportasi yang cukup memadai dan dialiri sungai untuk pasokan air dan hasil produksi hidrogen digunakan untuk memenuhi kebutuhan dari PT. Kratau Steel dan PT. Blue Scope Steel. Pabrik akan beroperasi secara kontinyu 24 jam selama 330 hari pertahun operasi dengan rincian sebagai berikut:

  1. Kapasitas produksi hidrogen              :           10        ton/tahun
  1. Jumlah tenaga kerja                             :           87        orang
  1. Kebutuhan bahan baku limbah kayu   :       158.400   ton/tahun

Modal untuk pembangunan pabrik adalah modal sendiri 60% dan modal pinjaman 40%. Dari analisa ekonomi didapat hasil-hasil sebagai berikut :

  1. Internal Rate of Return                  :          33.84    %
  1. Pay Out Time                                    :           3.64     tahun
  1. BEP                                                     :           37       %

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s