Pra Desain Pabrik Bioetanol dari Corn Stover


Biomasa bersifat mudah didapatkan, ramah lingkungan dan terbarukan. Secara umum potensi energi biomassa berasal dari limbah tujuh komoditi yang berasal dari sektor kehutanan, perkebunan dan pertanian. Potensi limbah biomassa terbesar adalah dari limbah kayu hutan, kemudian diikuti oleh limbah padi, jagung, ubi kayu, kelapa, kelapa sawit dan tebu. Secara keseluruhan potensi energi limbah biomassa Indonesia diperkirakan sebesar 49.807,43 MW.

Jagung (Zea mays) merupakan tanaman pangan yang penting di Indonesia. Pada tahun 2006, luas panen jagung adalah 3,5 juta hektar dengan produksi rata-rata 3,47ton/ha, produksi jagung secara nasional 11,7 juta ton. Limbah batang dan daun jagung kering adalah 3,46 ton/ha sehingga limbah pertanian yang dihasilkan sekitar 12.1juta ton.

Potensi energi limbah pada komoditas jagung sangat besar dan diharapkan akan terus meningkat sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan produksi jagung secara nasional yaitu program pengembangan peternakan secara terintegrasi (Crop Livestock System/CLS). Oleh karena itu, optimasi pemanfaatan limbah jagung sangat diperlukan untuk mendapatkan keuntungan yang optimal.

Dengan limbah pertanian yang dihasilkan tersebut, kami memutuskan untuk memanfaatkan sebanyak 50% limbah pertanian jagung yang ada di Kab. Tuban untuk selanjutnya diproses menjadi Bioetanol 95%. Ketersediaan bahan baku, letak strategis Tuban yang berada langsung di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah serta dekat dengan ibu kota Propinsi yaitu Surabaya, transportasi yang mudah terletak di jalur pantura dan langsung terhubung dengan pelabuhan, serta potensi tenaga kerja yang cukup menjanjikan menjadikan alasan kami dalam pemilihan Kawasan Industri Kec. Jenu Kab. Tuban sebagai lokasi pabrik.

Proses pembuatan biobioetanol dari corn stover dengan proses fermentasi dibagi menjadi 4 tahap:

  1. Tahap Penyimpanan dan Penanganan Bahan Baku
  2. Tahap Hidrolisis
  3. Tahap Fermentasi
  4. Tahap Pemurnian

Desain konseptual yang disajikan mengacu pada Technical Report Pilot Plan National Renewable Energy Laboratory tahun 2012. Pabrik Bio Etanol direncanakan dapat mengolah 442,948 ton corn stover kering/hari pada yield etanol (297.7 L/dry ton) dengan kapasitas produksi etanol 95% sebanyak 131853 L/hari, harga jual adalah Rp13.500,00/L.

Penulis:

Gumelar Ahmad Muhlis

Nia Fauziah Lestari (niafauziahlestari@gmail.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s