Potensi Shale Gas di Indonesia


Beberapa tahun terakhir sektor energi dikejutkan dengan perkembangan dari shale gas. Di Indonesia sendiri istilah ini juga masih asing bagi sebagian orang termasuk kami. Oleh sebab itu kami tertarik untuk mencari informasi mengenai shale gas ini. Setelah melakukan beberapa pencarian di Google, berikut informasi yang kami peroleh.

Secara sederhana Shale gas adalah gas yang diperoleh dari serpihan batuan shale atau tempat terbentuknya gas bumi. Shale gas sebagian besar terdiri atas metana dan merupakan gas alam non-konvensional. Jika gas alam konvensional yang biasanya ditemukan di cekungan lapisan bumi pada kedalaman ±800m atau lebih, maka shale gas terdapat di lapisan bebatuan (shale formation) di kedalaman lebih dari 1500 m. Lapisan tersebut kaya akan material organik sehingga dapat menjadi sumber energi. Karena terdapat di lapisan bebatuan (shale formation) maka diperlukan proses khusus untuk mengambilnya yaitu proses rekah hidrolik (hydraulic fracture atau fracking).

Picture2

Proses fracking ini dilakukan pada pengeboran ke dalam bumi baik secara vertikal maupun horisontal dengan menggunakan air, bahan butiran seperti pasir proppant dan bahan-bahan kimia lainnya agar gas keluar lewat pori-pori batuan dan mengalir menuju sumur-sumur produksi. Secara umum, shale gas diperoleh dengan cara “memaksa” gas tersebut keluar dari bebatuan di dalam perut bumi melalui proses fracking.

Picture3

Shale gas merupakan energi yang jumlahnya melimpah. Untuk Amerika Utara saja diperkirakan mempunyai potensi 1000 triliun kaki kubik shale gas yang dapat memasok kebutuhan gas Amerika selama 50 tahun atau lebih. Analisa terakhir juga menunjukkan shale gas dapat menyediakan hingga setengah pasokan gas Amerika pada tahun 2020. Revolusi shale gas ini juga diperkirakan akan menciptakan jutaan lapangan pekerjaan baru. Tentunya dari sisi ekonomi hal ini akan sangat menguntungkan bagi Amerika yang saat ini masih berjuang untuk keluar dari krisis ekonomi.

Picture4

Sedangkan untuk di Indonesia, Indonesia diperkirakan memiliki potensi 1000-2000 tcf shale gas sehingga ada potensi Indonesia menjadi negara dengan potensi shale gas terbesar di dunia. Pemerintah telah melakukan identifikasi di 4 wilayah yang memiliki cadangan shale gas. Keempat wilayah tersebut adalah Sumatra, Jawa, Papua, dan Kalimantan. Proses yang diperlukan untuk mengubah batuan shale menjadi gas membutuhkan waktu sekitar 5 tahun.

Pemerintah berniat mengembangkan gas yang termasuk dalam jenis unconventional ini untuk dijadikan bauran energi. Berdasarkan identifikasi, saat ini cadangan gas yang termasuk dalam energi baru berada di 3 basin yaitu Baong Shale, Telisa Shale, dan Gumai Shale untuk Sumatra. Di Papua, shale gas berada di Klasafet Formation. Sementara di Jawa, cadangan shale gas berada di 2 basin. Demikian juga di Kalimantan.

Sebagai sumber energi, shale gas juga mempunyai kelebihan dan kekurangan. Sebagai sumber energi, shale gas dianggap lebih bersih daripada batubara yang dianggap sebagai sumber energi paling kotor. Shale gas juga dianggap mampu menurunkan biaya produksi karena kemungkinan produksi shale gas akan memicu penurunan harga gas alam secara signifikan. Produksi shale gas yang besar juga akan membantu meningkatkan ketahanan energi dan membantu mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil yang mahal yaitu minyak bumi dan batubara.

Namun di satu sisi shale gas juga memiliki kekurangan. Meski dianggap lebih bersih daripada batubara, shale gas masih memiliki emisi karbon yang signifikan bila dibandingkan dengan sumber energi terbarukan lainnya. Proses fracking untuk memperoleh shale gas juga masih dianggap sebagian pihak membahayakan lingkungan khususnya karena memerlukan air dengan jumlah yang besar serta penggunaan bahan-bahan kimia yang berpotensi mencemari lingkungan.

Sumber:

  1. http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2013/07/30/shale-gas-potensi-atau-ancaman-bagi-indonesia-580465.html
  2. http://www.tempo.co/read/news/2011/02/26/090316194/Pemerintah-Identifikasi-Cadangan-Shale-Gas
  3. http://www.tempo.co/read/news/2012/02/06/090382104/Amerika-Tertarik-Kembangkan-Shale-Gas-di-Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s