Pra Desain Pabrik Pupuk NPK Dengan Metode Mixed Acid Route (Liquid Base)


Penyusun :

Desy Ayu Prihardini

Indriati Dewi

 

RINGKASAN

Indonesia merupakan negara agraris dengan luas lahan pertanian total sebesar  8.500.00 hektar pada tahun 2012 dan akan terus bertambah sehubungan dengan program perluasan lahan tanam oleh pemerintah. Dengan ketersediaan lahan tersebut, Indonesia diharapkan mampu berswasembada pangan. Dalam usaha untuk mewujudkan swasembada pangan tersebut, perlu ditunjang oleh sektor lain yang mendukung sektor pertanian, antara lain industri pupuk.

Pupuk merupakan material yang ditambahkan pada media tanam atau tanaman untuk mencukupi kebutuhan hara yang diperlukan tanaman sehingga mampu berproduksi dengan baik. Untuk mencapai pertumbuhan dan produktivitas optimal, tanaman membutuhkan beberapa unsur, antara lain C, H, O, N, P, K, Ca, Mg, dan lain-lain. Di antara unsur yang diperlukan tanaman tersebut, unsur N, P, dan K adalah unsur tambahan yang paling dibutuhkan oleh tanaman melalui pupuk. Unsur ini dapat diberikan secara terpisah maupun sekaligus. Secara terpisah, unsur N dapat diberikan sebagai liquid amoniak (NH3) atau pupuk urea (CO2(NH2)2), unsur P dapat diberikan sebagai pupuk TSP (triple superphospat) atau pupuk NSP (normal superphospat), dan unsur K dapat diberikan sebagai pupuk MOP (muriate of potash). Selain diberikan secara terpisah, pemberian ketiga unsur tersebut juga dapat dilakukan bersamaan dalam satu pupuk, yang sering disebut dengan pupuk NPK.

Pupuk NPK sangat banyak digunakan dalam sektor perkebunan, mencapai 73,8% dari total produksi NPK. Banyaknya penggunaan NPK ini disebabkan oleh beberapa kelebihan yang dimiliki oleh pupuk NPK dibanding pupuk yang lain, kelebihan tersebut antara lain:

  • Pemupukan yang lebih praktis karena tidak perlu mencampur beberapa jenis pupuk tunggal
  • Dapat menghindarkan dari kelangkaan pasokan pupuk tunggal
  • Dapat meningkatkan jumlah dan mutu hasil pertanian atau perkebunan
  • Dapat memilih komposisi campuran unsur hara sesuai dengan kebutuhan pemupukan
  • Memudahkan penyimpanan pupuk, karena hanya membutuhkan satu tempat untuk penyimpanan
  • Harga yang relatif lebih murah bila dibandingkan dengan pupuk tunggal

Setiap tahun, kebutuhan pupuk NPK cenderung meningkat, namun produksi pupuk. NPK cenderung stagnan. Hal ini perlu dihindari, karena apabila kondisi ini berlanjut, maka akan terjadi defisit pasokan pupuk. Defisit pasokan pupuk NPK sangat dihindari, karena jika hal tersebut terjadi, maka jumlah pupuk yang diaplikasikan ke areal pertanian akan menurun, sehingga dapat dipastikan produktivitas pertanian pun akan menurun. Oleh karena itu, perlu dibangunnya suatu pabrik pupuk NPK baru yang mempunyai kapasitas cukup besar untuk menutup defisit yang terjadi. Selain itu, pembangunan pabrik pupuk NPK juga mendukung program pemerintah untuk berswasembada pangam, karena dengan meningkatnya pasokan pupuk, maka diharapkan produktivitas pertanian juga akan meningkat.

Pabrik NPK ini akan dibangun di Tanjung Api-Api, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan. Pemilihan tempat tersebut melalui beberapa pertimbangan, antara lain:

  • Dekat dengan sumber bahan baku, seperti amoniak dan urea yang dapat dipasok dari Pupuk Sriwidjaja di Palembang
  • Lokasi pabrik dekat dengan jalur transportasi utama, yaitu Sungai Musi yang dapat dilalui kapal-kapal besar, sehingga akan memudahkan untuk pengangkutan barang
  • Lokasi pabrik juga dekat dengan sumber air terbesar di Sumatra, yaitu Sungai Musi, sehingga tidak terlalu sulit untuk mendapatkan air
  • Pulau Sumatra memiliki penduduk yang mayoritas bekerja dalam bidang pertanian dan memiliki lahan produktif hingga 5.499.384 Ha atau sekitar 17% dari total lahan pertanian Indonesia, sehingga diharapkan penyerapan produk pupuk NPK ke sektor pertanian maupun perkebunan dapat berjalan dengan baik

Secara garis besar, pembuatan pupuk NPK menggunakan proses mixed acid route, yaitu proses pencampuran dan pereaksian. Pada proses ini digunakan bahan baku padat berupa urea, ZA, dan KCl, sedangkan bahan baku liquid berupa H2SO4, H3PO4, dan NH3. Tahap pertama dari proses ini adalah pencampuran bahan baku padat di pug mill agar homogen. Kemudian bahan baku liquid direaksikan di neutralizer reactor untuk membentuk slurry. Reaksi yang terjadi di reaktor adalah:

NH3 + H2­SO4 → (NH4)2SO4

NH3 + H3PO4 → NH4H2PO4

NH3 + NH4H2PO4 →(NH­4)2HPO4

Semua bahan baku tersebut dimasukkan ke dalam granulator untuk membentuk butiran produk. Di dalam granulator juga terjadi reaksi yang sama dengan yang terjadi di reaktor. Produk keluar dari granulator kemudian masuk ke rotary dryer untuk dikeringkan dengan menggunakan udara panas hingga kadar air mencapai 1%. Produk kemudian dipisahkan berdasarkan ukuran, produk yang sesuai ukuran (onsize) akan masuk ke rotary cooler, produk yang oversize akan diperkecil ukurannya dengan menggunakan ball mill, sedangkan produk undersize akan langsung ditampung recycle belt conveyor. Setelah produk didinginkan di cooler, produk masuk ke coater untuk dilapisi dengan coating oil dan coating powder agar tidak terjadi caking pada saat penyimpanan produk. Setelah dari coater, produk ditampung di gudang penyimpanan dan siap dijual ke konsumen.

Dari analisa yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

Hari operasi                             : 330 hari

Kapasitas produksi                  : 540.000 ton / tahun

Bentuk Perusahaan                 : Perseroan Terbatas (PT)

Lokasi Perusahaan                  : Tanjung Api-Api, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan

Analisa Ekonomi

Masa Konstruksi : 2 tahun

Pembiayaan

Modal Tetap                       : Rp 330.765.461.000,00
Modal Kerja                        : Rp 58.370.375.000,00
Investasi Total                   : Rp 389.135.836.000,00
Biaya Produksi Total        : Rp 2.970.666.703.000,00
Penerimaan

Hasil Penjualan / tahun     : Rp 3.131.628.480.000,00
Analisa Ekonomi

Internal Rate of Return : 24% / tahun
Payout Time : 4,5 tahun
BEP  : 55%
Dari analisa yang telah dilakukan, maka pabrik NPK ini layak didirikan.

Informasi lebih lanjut :

Kontak : perdalpro123@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s